Strategi dakwah adalah kunci dalam keberhasilan penyebaran ajaran Islam di tengah masyarakat yang majemuk. Artikel karya Siti Misbah ini mengupas secara mendalam bagaimana Muhammadiyah merancang dan mengimplementasikan strategi dakwah demi menegakkan aqidah Islam, khususnya pada masyarakat Suku Rejang di Kecamatan Lebong Utara, Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, memanfaatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali dinamika dakwah di lapangan. Muhammadiyah, sebagai gerakan Islam yang berpijak pada prinsip Amar Ma’ruf Nahi Munkar berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah, dinilai giat mengupayakan terwujudnya Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan Lil ‘Alamin) di tengah-tengah masyarakat Lebong.
Artikel ini menggarisbawahi bahwa strategi dakwah tidak sekadar “peta jalan”, tetapi juga menuntut kecermatan, ketaktisan, hingga inovasi dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan, Muhammadiyah telah memaksimalkan dua strategi utama, yakni pendekatan kultural dan struktural. Pendekatan kultural dijalankan dengan menyesuaikan metode dakwah terhadap kearifan lokal dan karakter masyarakat Suku Rejang, sedangkan pendekatan struktural melalui jalur organisasi serta penguatan kolaborasi antar level kepemimpinan dan ortom Muhammadiyah setempat.
Upaya dakwah selama ini telah membuahkan hasil, dengan mulai tertanamnya nilai aqidah Islam di tengah masyarakat. Namun, penulis menyimpulkan bahwa keberhasilan dakwah akhirnya sangat bergantung pada kesadaran dan komitmen individu masing-masing dalam mengamalkan ajaran Islam. Tantangan ke depan adalah peningkatan kualitas dan kapasitas da’i Muhammadiyah agar tujuan dakwah dapat semakin optimal tercapai.
Artikel ini memberikan wawasan penting mengenai dinamika dakwah Muhammadiyah di daerah minoritas Muslim, serta bisa menjadi inspirasi bagi aktivis dan akademisi dalam merumuskan strategi dakwah yang responsif dan adaptif terhadap konteks lokal.
Artikel ilmiah ini telah terbit di JOISCOM (Journal of Islamic Communication)


Tinggalkan Balasan