Media massa tetap memegang peran vital di era modern, termasuk medium radio yang terbukti tetap eksis bahkan di persaingan dunia digital. Sebagai lembaga penyiaran publik lokal, LPPL Radio Kharisma 95,6 FM Bengkulu Utara menjalankan berbagai upaya agar mutu siaran semakin meningkat, salah satunya dengan menyusun strategi menyeluruh dalam pengembangan kualitas penyiar.
Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi yang diimplementasikan Radio Kharisma untuk meningkatkan kompetensi para penyiar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif serta teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, ditemukan bahwa beberapa strategi utama yang diterapkan antara lain:
- Seleksi dan rekrutmen penyiar dengan kriteria khusus yang relevan kebutuhan siaran.
- Pelatihan serta pembinaan penyiar secara berkala untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan siaran.
- Evaluasi kinerja secara rutin guna memastikan mutu siaran dan profesionalisme tetap terjaga.
- Pemberian motivasi kerja serta pembinaan hubungan interpersonal yang intensif antara manajemen dan penyiar.
Strategi-strategi tersebut efektif meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para penyiar, menjaga eksistensi radio di tengah pesatnya persaingan media digital, serta memperkuat hubungan dengan audiens. Penelitian ini berkontribusi penting terhadap pengembangan sistem manajemen sumber daya manusia di ranah penyiaran radio lokal, menegaskan bahwa komunikasi dua arah, motivasi kerja, dan pemahaman karakteristik budaya lokal menjadi kekuatan utama mempertahankan daya saing radio.
Artikel ilmiah ini terbit di JOISCOM (Journal of Islamic Communication) ditulis oleh Rasman, M.I.Kom, Dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UMB dan Wadir Bidang Kader Pesantren Mahasiswa UMB.


Tinggalkan Balasan